Hidup Hemat! Tetapi Jangan Hemat Dengan Beberapa Hal Ini ya

Sering kita dengar pepatah “Hemat pangkal kaya” tetapi kamu tahu tidak definisi sebenarnya tentang HEMAT? Apa iya hemat itu harus mengencangkan ikat pinggang untuk mencapai tujuan keuangan? Tidak seperti itu kok, hemat itu bisa memilih mana yang menjadi kebutuhan dan hanya keinginan, lebih teliti dan cermat dalam perhitungan serta membelanjakan uang. Sayangnya, tidak sedikit di antara kita melakukan penghematan terhadap beberapa hal yang malah menimbulkan biaya tak terduga dan justru lebih mahal. Jangan sampai penghematan yang kamu lakukan menjadi sia-sia karena kamu berhemat dengan hal yang salah. Berikut cara berhemat yang salah dan sebaiknya kamu tidak lakukan.

Mengabaikan asuransi kesehatan untuk proteksi diri

Apakah kamu sudah memproteksi diri kamu dengan asuransi kesahatan? Hati-hati, jangan sampai kamu salah berhemat dan mengabaikan asuransi kesehatan. Masih banyak orang yang merasa tidak penting dengan asuransi kesehatan karena orang muda memiliki peluang lebih rendah untuk terkena sakit, kata siapa? Asuransi kesehatan itu penting karena kita tidak pernah tahu kapan cobaan itu akan datang. Jangan malah kamu berhemat dalam hal ini, gunakanlah asuransi yang memiliki perlindungan yang lengkap dikemudian hari.

Hanya mencari yang termurah

Siapa yang tidak tertarik dengan harga yang terjangkau? Semua orang suka apalagi sesuai dengan kebutuhan, pasti makin dicari. Tetapi apa benar berhemat harus semua serba murah dan tidak melihat dari kualitas barang? Ini yang menjadi kesalahan dalam berhemat. Bayangkan, jika kamu membeli sesuatu dengan harga Rp 20.000 untuk sepasang sepatu dan bertahan hanya 2 bulan, bandingkan dengan kamu membeli sepatu dengan harga Rp 100.000 untuk jangka waktu yang lebih lama, manakah yang lebih murah? Tidak semua harus dengan harga yang murah, lihatlah dari kualitas barangnya. Maka tidak heran dengan perumpamaan “ada harga, ada kualitas”.

Mencoba melakukan semua hal sendiri

Bukan berarti berhemat harus melakukan hal yang semestinya dilakukan oleh yang profesional tetapi malah kamu kerjakan sendiri. Kalau kamu handal dan paham dalam hal tersebut, tidak masalah. Menjadi masalah jika melakukannya karena tidak ingin keluar biaya untuk memperbaikinya. Sebagai contoh, tidak dianjurkan untuk seorang amatir melakukan pekerjaan kelistrikan, elektronik ataupun kegiatan yang harus dilakukan oleh profesional. Serahkan hal-hal ini kepada ahlinya agar tidak mengubah masalah kecil menjadi masalah yang lebih besar.

Mengorbankan hiburan dan liburan

Ternyata mengorbankan hiburan dan liburan untuk menghemat pengeluaran bukan suatu hal yang tepat, bisa jadi menambah beban kejiwaan seperti stress misalnya. Hiburan dan liburan itu penting, tidak harus mahal dan keluar negeri. Jika ingin tetap hemat untuk hiburan dan liburan, bisa kamu manfaatkan promo atau diskon yang bisa kamu cari di sosial media atau platform diskon seperti Pestadiskon.com. Hati senang namun tetap bisa berhemat.

Hidup hemat itu perlu tetapi tidak mengenyampingkan hal-hal yang tidak bisa dibuat menjadi hemat yang sudah dijelaskan di atas. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan