Rahasia Di Balik Diskon Yang Belum Kamu Tahu, Apa Itu ?

Kalau boleh dibilang, diskon itu menjadi “mantera” terampuh bagi strategi marketing untuk orang-orang yang gila belanja supaya dapat apa yang di mau dengan harga relatif miring. Tidak hanya yang suka belanja saja, untuk orang yang hemat juga pasti sebelum belanja cari tahu tentang diskon yang mereka butuhin. Diskon juga tidak selamanya menyenangkan kok, pasti ada di antara kamu pernah mengalami ‘zonk’ dengan diskon, alih-alih potongan harga lumayan besar ternyata harga aslinya dinaikkan terlebih dahulu sehingga harga akhirnya sebenarnya sama saja. Ada yang punya pengalaman seperti itu? Nah, supaya paham tentang diskon dan jadi konsumen yang cermat, ternyata ada rahasia dibalik diskon yang belum kamu ketahui lho, apa itu?

50%+20% tidak sama dengan 70%

Kamu sudah baca jenis diskon di artikel sebelumnya? Nah jangan beranggapan kalau diskon 50% + 20% itu jadi dapat diskon potongan langsung 70% ya SobatPD. Asal kamu tahu, diskon 50% ditambah 20% artinya diskon keseluruhan adalah 60%, bukan 70%. Sebab, diskon 20% baru dipakai setelah diskon 50%. Jadi buat kamu yang liat diskon seperti ini, sudah bisa berhitung berapa harga yang harus kamu bayar? Biasanya diskon ini jenis ini dibuat untuk memeriahkan perayaan tertentu dan menghabisakan stok barang yang harus di update.

BOGO Free Alias Buy One Get One Free, apa iya Free ??

Strategi paling ampuh untuk menarik konsumen, siapa yang tidak tertarik dengan kata ‘gratis’ tetapi kalau ditelisik ada trik marketing di balik Buy One Get One Free, apa itu? Buat yang suka jenis diskon ini, sadar tidak kalau harga yang dibayar untuk satu produknya akan lebih mahal? Itu dia trik marketingnya, harga pasti dinaikan beberapa persen untuk membayar harga barang gratis yang kamu dapat. Pun kalau ada yang benar-benar gratis, bisa jadi barang itu stok lama yang belum laku terjual. Tujuan dari strategi ini adalah membangun ketertarikan pelanggan untuk berbelanja seolah-olah mendapatkan keuntungan.

Kenapa harganya selalu berakhir di angka 9?

Diskon dengan tag harga berakhir di angka 9 ternyata berkaitan dengan psikologis SobatPD. Konsumen cenderung memperhitungkan digit sebelah kiri dibandingkan kanan. Menurut psikologis juga, angka 9 lebih menarik daripada angka 0. Contohnya, kamu pasti lebih tertarik dengan harga Rp. 199 ribu dibading Rp. 200 ribu padahal harganya tidak jauh beda bukan? Jika ada diskon seperti ini kamu sudah paham kan ya, jangan tertipu lagi.

Diskon dengan kartu anggota

Buat kamu yang suka belanja atau jajan makanan dan minuman, pasti punya member atau kartu keanggotaan nih. Alasannya punya member karena ada harga khusus jika ikut dalam member, apa iya? Ini juga salah satu trik marketing SobatPD, tujuannya untuk menarik minat konsumen supaya konsumen balik lagi dan berbelanja ditempat yang sama. Jika kamu ditawari kartu member jangan lupa hitung terlebih dahulu selisih harganya. Bila kamu membeli produk tanpa kartu member ataupun dengan kartu member, kalau harga nya sama saja buat apa kamu mambuat kartu member. Kalau member itu diberikan cuma-cuma, boleh kok. Asalkan tidak jadi konsumtif saja.

Diskon dengan waktu yang terbatas

Sebelumnya, kamu sudah tahu jenis diskon dengan waktu terbatas? Contohnya itu Midnight sale SobatPD, siapa yang suka jenis diskon ini? Biasanya barang yang dijual semua diskon, maka dari itu diskon dengan waktu terbatas ini hadir hanya di moment tertentu saja, seperti Lebaran, Natal dan tahun baru. Trik ini ditujukan agar pembeli merasa tergesa-gesa, sehingga setiap orang yang datang akan merasa memiliki momentum sempit dan terancam kehabisan barang yang diinginkan.

Sudah tahu kan tentang fakta dibalik kata ‘diskon’? Untuk kamu yang senang belanja diskonan pasti pernah terjebak dengan iming-iming diskonan kan? Satu hal yang harus kamu ingat, tidak ada satu pun perusahaan retail yang mau merugi atau menurunkan laba, dengan menjual barangnya di harga sangat murah tanpa syarat apapun. Jadilah konsumen cermat ya SobatPD.

Tinggalkan Balasan