Kamu Sudah Tahu Hitungan Diskon Seperti Apa? Cari Tahu Yuk

Semua orang pasti suka sama belanja apalagi kalau ditambah dengan adanya diskon, pasti banyak yang memburunya. The power of DISCOUNT menjadi strategi marketing untuk menarik konsumen belanja suatu produk, tidak hanya di department store, restoran, marketplace maupun outlet lain. Siapa sih yang tidak tergiur godaan diskon yang besar? Tetapi yang harus kamu pahami adalah perhitungan diskon yang diberikan. Boleh kamu tergiur asalkan tahu besaran potongan yang diberikan. Yuk belajar hitung promo yang suka kamu beli.

  1. Diskon A% atau A% Off

Sudah umum ya dengan diskon semacam ini, pasti kamu juga sudah paham menghitung dan berapa beban bayar kalau suka jenis diskon diskon A% atau A% Off. Sangat mudah kalau kamu tahu hitungannya, contohnya diskon 40% atau 40% Off. Cara hitungnya (diskon/100) X harga, misalkan harga barang yang kamu beli adalah Rp 50.000 dan mendapat diskon 40%Off maka, Rp 50.000 x (40/100) = Rp 20.000 ini adalah harga diskon. Beban yang kamu bayar adalah Rp 50.000 – Rp 20.000 (harga barang-harga diskon) = Rp 30.000 harga akhir yang harus kamu bayar. Untuk penambahan A% Off maksudnya batas maksmal diskon hingga 40%.

2. Diskon A% + B%

Kamu pasti sering lihat diskon jenis ini kan? Misalnya, diskon 50% + 20%. Nah kalau untuk diskon 50% + 20%, bukan berarti hasil akhir diskon langsung 70% ya. Kalau bingung dengan hitunganya, mari simulasikan. Harga barang yang kamu beli Rp 500.000 dapat diskon 50% + 20%, perhitungannya

Diskon pertama 50% x Rp 500.000 = Rp 250.000

Diskon kedua 20% x Rp 250.000 = Rp 50.000

Total diskon yang diperoleh = Rp 250.000 + Rp 50.000 = Rp 300.0000

Harga yang harus dibayar = Rp 500.000 – Rp 300.0000 = Rp 200.000

3. Diskon A% untuk pembelian selanjutnya

Kadang diskon ini menjadi jebakan untuk kamu yang tidak teliti, karena jenis diskon ini baru dapat potongan harga setelah pembelian selanjutnya. Misalnya membeli tiket nonton bioskop dengan diskon 50% untuk pembelian kedua. Maka perhitungannya akan dikenakan harga normal dulu misalnya Rp60.000 untuk pembelian tiket pertama. Kemudian dipotong diskon 50% untuk pembelian tiket selanjutnya.

Harga pertama tiket nonton = Rp 50.000

Harga kedua tiket nonton = 50% x Rp 50.000 = Rp 25.000

Jadi harga 2 tiket nonton sebesar = Rp 75.000

Harusnya 2 tiket nonton Rp 100.000, jadi kamu hanya bayar Rp 75.000.

4. Buy A Get B Free

Salah satu jenis diskon yang mudah sekali dihitung, kamu bisa mendapatkan hanya mengalikan harga barang dengan jumlah barang yang kamu dapatkan. Kemudian, kamu menguranginya dengan harga barang yang wajib dibayar. Misalkan promonya adalah buy 1 get 1 free. Kalau ini sebenarnya sama saja dengan membeli 2 baju sekaligus dengan harga yang sama. Jadi keuntungan yang kamu peroleh adalah sebesar 50%.

5. Diskon Cashback

Promo yang tidak kalah menariknya dengan diskon yaitu cashback. Promo berupa potongan harga dalam bentuk pengembalian uang ini banyak jenisnya, ada yang berbentuk voucher, point, pengembalian uang secara virtual, seperti saldo go-pay dengan nilai maksimum. Contohnya, promo Go-Pay cashback 50% maksimal cashback Rp25.000. Berarti jika kamu membeli sesuatu di merchant yang menyelenggarakan promo, kamu mendapatakan potongan Rp 25.000 bukan potongan harga 50%. Kamu akan mendapat cashback sebesar maksimal yang diberikan.

6. Diskon Up To A %

Jangan salah kaprah dengan promo ini ya SobatPD, promo ini bukan berarti semua barang berdiskon sebesar A%, kata up to ini bisa diterjemahkan hingga, jadi diskon hingga A% tetapi tetap saja bervariasi mulai dari 10%, 20%, 50%, sampai A%. Jadi pikirkan dulu baik-baik sebelum berbelanja. 

Walaupun diskonya banyak, bukan berarti kamu bisa belanja seenaknya. Kamu juga harus menghitung dahulu berapa potongan yang kamu dapat. belanja diskon boleh saja asalkan sesuai kebutuhan dan harus cermat.

Tinggalkan Balasan