Mau Investasi Di P2P Lending? Yuk Pahami Dulu Hal Ini

Di zaman sekarang rata-rata orang sudah paham dengan teknologi dan mulai memanfaatkannya untuk mempermudah transaksi, contohnya adalah peminjaman online atau peer to peer lending (P2P). Siapa yang belum paham tentang teknologi finansial (financial technology) peer to peer lending (P2P)? Singkat cerita peer to peer lending (P2P) adalah pinjaman online, dimana Si peminjam dapat mengajukan pinjaman secara online, bisa lewat website atau aplikasi di smartphone. Kehadiran peer to peer lending (P2P) bukan tanpa alasan, manfaat yang ditawarkan oleh P2P Lending baik dari segi Peminjam maupun Investor, menjadikannya pilihan investasi alternatif yang tepat bagi berbagai kalangan masyarakat. Investasi P2P Lending merupakan suatu alternatif investasi dimana pemberi pinjaman akan memberikan pinjamannya kepada peminjam melalui platform yang tersedia. Disini sebagai pemberi pinjaman tentu akan mendapatkan keuntungan berupa bunga dari pinjaman itu sendiri. Sebelum kamu tertarik berinvestasi di peer to peer lending (P2P), ada hal yang harus kamu pahami supaya kamu tidak merugi. Yuk pahami dulu hal ini.

Platfom terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan)

Salah satu hal wajib yang harus kamu perhatikan sebelum berinvestasi di peer to peer lending (P2P) yaitu perusahan atau platform P2P terdaftar di OJK. Daftar peer to peer lending (P2P). Dengan kamu paham platform P2P yang sudah terdaftar, kemungkinan terhindar dari penipuan atau sejenisnya. Jangan mudah percaya dengan platform P2P yang banyak memberikan janji bunga yang tinggi ya.

Adanya proteksi dana

Meskipun tidak memiliki jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), investasi peer to peer lending (P2P) ini memiliki jaminan tersendiri walaupun tidak semua perusahaan peer to peer lending (P2P) memberikan dana proteksi bagi investornya. Dana jaminan ini akan menjadi dana cadangan untuk investor sewaktu-waktu peminjam tidak tepat waktu pengembalian dan tidak sesuai dengan kesepakatan. Pahami dan pilih perusahaan peer to peer lending (P2P) yang memiliki jaminan proteksi dana investasi kamu.

Menawarkan anggunan

Perhatikan lagi apakah perusahaan peer to peer lending (P2P) menawarkan anggunan atau tidak, jika iya maka investasi di perusahaan peer to peer lending (P2P) lebih aman. Namun, perlu diperhatikan prosesnya akan seperti apa jika nantinya agunan disita, akan menjadi hak milik siapa barang yang disita tersebut.

Suku bunga yang jelas

Biasanya di P2P ada halaman untuk peminjam dan yang dipinjamkan. Misalnya, di halaman peminjam bunganya 0%-1% per bulan, dalam setahun sebesar 12%. Maka, dicari bunga yang masuk akal di antara angka tersebut.

Bisa Diversifikasi

Apa sih diversifikasi itu? Diversifikasi merupakan cara menurunkan risiko investasi dengan cara menyebar investasi (tidak menaruh dana investasi di satu peluang investasi saja). Dalam investasi di perusahaan peer to peer lending (P2P), perusahaan akan memberikan profil peminjam kepada investor, kemudian investor akan memilih kandidat yang akan di danai dan menentukan nilai pinjaman yang akan dilakukan.

Kamu sudah paham kan sebelum memutuskan untuk investasi di peer to peer lending (P2P) apa saja yang harus kamu ketahui. Setiap investasi pasti ada kelebihan dan kekurangannya, termasuk P2P Lending,  jadi pahami dan pertimbangkan dengan matang.

Tinggalkan Balasan