Cara Bijak Kelola Uang THR Agar Tabungan Tetap Sehat Di Bulan Berikutnya

Selain Hari Raya, yang di tunggu-tunggu oleh pekerja muslim adalah uang THR alias Tunjangan Hari Raya. Setuju kan kalau kamu nungguin uang ini masuk ke rekening? Tunggu dulu SobatPD, banyak sekali orang yang mengira kalau uang THR bisa digunakan untuk sekedar memenuhi hasrat berbelanja yang dihabiskan dalam waktu sesaat. Padahal uang THR tujuannya bukan untuk itu, ada hal yang lebih bijak yang bisa dilakukan lho agar uang THR bermanfaat. Meskipun THR adalah bonus yang diberikan oleh perusahaan, akan tetapi alangkah baiknya kamu bisa memaksimalkan uang tersebut dengan bijak dan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar bisa menyelamatkan keuanganmu di bulan berikutnya. Jangan sampai uang THR habis begitu saja. Lebih baik lagi, kalau kamu bisa memaksimalkan uang tunjangan tersebut untuk keperluan produktif atau investasi masa depan. Berikut ini ada beberapa cara bijak kelola uang THR agar tabungan tetap sehat di bulan berikutnya.

Sisihkan uang THR untuk menabung dan dana darurat

Karena sifat dari uang THR adalah menutupi biaya yang sulit terpenuhi, coba deh sebelum kamu pergunakan untuk keperluan lain ada baiknya kamu sisihkan terlebih dahulu untuk menabung dan menutup dana darurat. Lumayan kan meringankan beban di bulan berikutnya. Kamu bisa pisahkan 20% – 30% dari uang THR untuk pos ini, sebelum kamu tergoda dengan uang THR tersebut.

Alokasikan untuk mencicil tanggungan

Hal yang tidak kalah penting yang harus di ingat adalah mengalokasikan uang THR untuk mencicil tanggungan hutang yang kamu punya. Hutang harus segera kamu selesaikan karena kalau dibiarkan berlarut-larut akan menjadi beban yang lebih besar untuk kondisi keuangan kamu. Uang THR adalah pahlawan untuk kamu yang terkadang uang gaji suka habis begitu saja, padahal kamu belum bayar utang. Ingat uang THR, ingat hutang ya. Semakin cepat hutang kamu lunas, semakin baik.

Buat anggaran untuk Hari Raya

Sesuai dengan namanya, uang THR memang ditujukan untuk keperluan Hari Raya. Kebutuhan Hari Raya tidak hanya pembelian kebutuhan pokok lho melainkan pembayaran zakat, sedekah, persiapan untuk mudik lebaran, pembelian keperluan ibadah dan lain sebagainya. Meski diprioritaskan untuk Hari Raya, bukan berarti kamu habiskan semua uang THR untuk hal ini ya. Kamu tetap tidak boleh boros, kendalikan pengeluaran kamu dengan bijak. Jangan berlebih, tapi jangan sampai kamu jadi pelit.

Ingat investasi dan jangan boros

Tidak dipungkiri kalau ada uang tambahan seperti uang THR cenderung ingin menghabiskannya dengan membeli keperluan yang tidak terlalu dibutuhkan, kamu seolah langsung bersikap impulsif membeli barang-barang yang diidam-idamkan selama ini. Ada baiknya, uang THR jangan dihabiskan dalam waktu sesaat. Utamakan kebutuhan prioritas dan melunasi hutang daripada kamu harus menanggung beban keuangan di bulan berikutnya. Nah, salah satu langkah bijak mengelola uang THR adalah uang tersebut digunakan untuk investasi. Dengan begitu, uang THR jadi semakin bermanfaat dalam kehidupan keuangan kamu. Dengan modal uang sisa THR, keuntungan kamu bisa berlipat ganda. Pakai sekitar 10 persen dari THR untuk investasi.

Intinya adalah seberapapun besaran uang THR kamu, ada baiknya menjadi manfaat untuk keuangan kamu kedepannya, ketahui dan prioritaskan hal-hal yang perlu kamu bayar segera. Agar kehidupan keuangan kamu kedepannya tidak terbebani dengan masalah keuangan yang akan datang selanjutnya.

Tinggalkan Balasan