Mau Pinjam Uang Lewat Kredit Online, Simak Tips Ini

Banyak orang menduga kalau Financial Technology (Fintech) adalah layanan pinjam uang online, arti dari Fintech itu sendiri adalah perusahaan yang melakukan inovasi di bidang jasa keuangan dengan sentuhan teknologi modern yang bertujuan menyediakan layanan finansial. Fintech selalu bersinggunagn dengan kehidupan kita sehari-hari seperti transfer, pembayaran melalui e-payment, perencanaan keuangan, belanja online dan berbagai layanan pinjaman online. Membahas layanan pinjaman online (kredit online) sedang marak diperbincangan saat ini tentang hal tersebut karena kredit online mudah dalam persyaratan dan dana cepat cair. Tetapi sebagian orang menyebutkan bahwa kredit online itu seperti digital rentenir, tidak seperti itu kenyataannya jika kita memahami konsep kredit online dan tanggung jawab dengan persyaratan yang sudah di tetapkan.

Ada banyak tips untuk kamu yang ingin kredit online, salah satunya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator yang mengatur industri bidang keuangan di Indonesia agar kamu tidak tertipu dan terlilit hutang karena tidak sanggup membayar. Simak tips ini sebelum kamu menjatihkan pilihan untuk meminjam uang di kredit online:

  • Pastikan perusahaan kredit online terdaftar di OJK

karena kredit online sedang naik daun di Indonesia dan hangat diperbincangkan karena disamakan dengan digital rentenir, kemungkinan banyak sekali oknum-oknum jahat yang ingin melakukan penipuan dengan janji bunga ringan atau mendapatkan hadiah. Tetaplah waspada, cari tahu dahulu kredibilitas layanan kredit online tersebut, pastikan perusahaan tersebut legal dan terdaftar di OJK. Salah satu cara menghindari layanan kredit online bodong, kamu bisa kunjungi website OJK atau telepon call center OJK di 157.

  • Pinjam sesuai kebutuhan maksimal 30% dari penghasilan

Kebanyakan orang meminjam uang di kredit online tidak sesuai dengan pendapatan, tidak mengkalkulasikan terlebih dahulu kemampuan dalam membayar dan pada akhirnya tidak sanggup membayar dan hutang semakin menambah. Pinjamlah uang sesuai dengan kebutuhan, pastikan sanggup membayar 30% dari penghasilan, misalkan pendapatan kamu Rp3 juta perbulan. Uang yang dipinjam harusnya sekitar Rp3 juta x 30%  = Rp 900.000. Tujuannya supaya kamu sanggup membayar cicilan tiap bulan.

  • Pahami betul syarat dan ketentuan yang diberikan

Memang mudah dalam pencairan dana tetapi tidak serta merta kredit online tidak memiliki syarat dan ketentuan. Sebelum pinjam uang di layanan kredit online pastikan kamu pahami betul syarat dan ketentuan yang ditetapkan karena setiap perusahan layanan kredit online berbeda-beda. Dengan memahami syarat dan ketentuan, kamu tidak akan menanggung resiko ataupun merasa dirugikan.

  • Bayar cicilan tepat waktu

Ini yang membuat banyak orang beranggapan kalau kredit online seperti digital rentenir, padahal mambayar tepat waktu membuat ringan beban hutang kita. Kamu pasti tahu kan konsekuensi jika terlambat bayar akan dibebankan bunga tambahan, ini yang membuat hutang semakin banyak dan menumpuk. Buatlah pengingat khusus untuk mengingatkan jatuh tempo bayar tagihan kredit online.

  • Tidak melakukan gali lubang dan tutup lubang

Jangan pernah meminjam hutang untuk membayar hutang, istilahnya gali lubang dan tutup lubang. Hal ini justru menambah hutang kamu apalagi pinjamnya di layanan kredit online, karena bunga yang kamu bayarkan pastinya akan semakin membesar jika kamu berutang untuk membayar utang. Untuk menghindari hal tersebut, prioritaskan hutang kamu diawal bulan agar terbayar sesuai tempo pembayaran.

Di zaman yang serba online ini semua mulai dimudahkan tetapi pahami dulu konsekuensinya dan pilih yang sesuai dengan keperluan kamu apalagi menyangkut dengan layanan kredit online ini. Jadilah peminjam yang tanggung jawab dan cerdas jangan sampai terjerat dengan hutang kamu sendiri, apakah kredit online menguntungkan atau malah merugikan. Jika ingin meminjam uang di layanan kredit online, ada baiknya mengikuti tips tersebut.

Tinggalkan Balasan