Linkaja Bukan E-payment Baru, Tetapi ini Nama Resmi Dari T-Cash. Ini Fakta Dari LinkAja Yang Harus Kamu Tahu.

Buat kamu yang pakai e-payment T-Cash pasti bertanya-tanya, kenapa aplikasi di smartphone kamu berubah nama menjadi LinkAja. Perlu kamu ketahui bahwa mulai tanggal 22 Februari 2019 T-Cash berubah nama menjadi Linkaja dan LinkAja bukan e-payment baru melainkan penggabungan dompet digital bank BUMN dan Telkomsel. Itulah kenapa nama T-cash di aplikasi smartphone kamu berubah SobatPD. Kamu gak perlu khawatir juga masalah data akun karena tidak akan terhapus, yang kamu harus lakukan adalah meng-update dan secara otomatis kamu menjadi pengguna Linkaja.

Tak kenal maka tak sayang, pribahasa ini tepat untuk kamu yang baru saja tahu tentang LinkAja, LinkAja bukan e-payment baru, tetapi ini nama resmi dari T-Cash. ini fakta dari Linkaja yang harus kamu tahu.

  • Tentang Linkaja

LinkAja adalah sebuah layanan keuangan elektronik yang merupakan sinergi layanan keuangan elektronik dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). LinkAja menghadirkan layanan keuangan elektronik yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan beragam fitur pembayaran seperti pembayaran tagihan (antara lain listrik, air, asuransi, internet dan lain-lain), transaksi di merchant baik lokal maupun nasional, pembayaran moda transportasi, pembelian online hingga layanan keuangan lainnya seperti transfer saldo antar Pelanggan.

  • Linkaja gabungan dari beberapa e-payment BUMN

Perlu kamu ketahui bahwa T-Cash salah satu dari sekian banyak e-payment yang bergabung dengan LinkAja. Ada beberapa e-payment lainnya seperti E-cash dari Bank Mandir, UnikQu dari Bank BNI, dan T-Bank dari Bank BRI menjadi satu produk e-payment milik dan dioperasikan oleh PT. Fintek Karya Nusantara (Finarya). Tidak ada lagi produk dompet digital bank BUMN. Semua akan dilebur ke T-Cash yang bertransformasi jadi LinkAja

  • E-payment pemersatu layanan keuangan Bank BUMN

Dari yang sudah dijelaskan bahwa LinkAja adalah gabungan beberapa layanan keuangan Bank BUMN, alasan lain hadirnya LinkAja menurut Menteri BUMN Rini Soemarno yang diberitakan oleh CNBC Indonesia yaitu sebagai bentuk pemberian layanan terbaik bagi masyarakat, membuat pembayaran semakin mudah dan bisa menjangkau ke seluruh plosok Indonesia dengan fitur pembayaran berbasis Quick Response (QR).

LinkAja akan berada di bawah PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Dimana Finarya merupakan anak perusahaan dari PT Telekomunikasi Tbk atau Telkomsel yang selama ini mengelola produk dompet digital T-Cash. Nantinya LinkAja akan dikendalikan oleh Telkomsel dengan kepemilikan saham 25%. Bank Mandiri, BNI dan BRI masing-masing 20%, BTN dan Pertamina memegang masing-masing 7% dan Jiwasraya akan memegang 1% saham. Saham LinkAja dimiliki oleh pemerintah Indonesia sekitar 51 persen.

  • Linkaja Si Penantang baru Go-Pay dan OVO

Yang sekarang kamu tahu e-payment di Indonesia hanya Go-Pay dan OVO, kini hadir e-payment lama dengan nama baru LinkAja, fintech ini disiapkan untuk menghadapi GoPay dan OVO. Saat ini pelanggan T-Cash 30 juta pelanggan sementara pelanggan Telkomsel mencapai 200 juta orang. Bank BUMN juga rata-rata memiliki jumlah nasabah di atas 10 juta orang. Dengan data tersebut Linkaja dapat bersaing dengan e-payment lain karena produk LinkAja akan lebih mudah untuk berinovasi serta keamanan dan perlindungan diawasi dengan ketat oleh Bank BUMN.

Untuk kamu yang sudah memiliki aplikasi Linkaja bisa langsung Update saja aplikasi T-Cash kamu, buat kamu yang gak sabar untuk unduh LinkAja, sabar ya. Untuk pengguna baru bisa melakukan unduh tanggal 1 Maret 2019. Hadirnya layanan LinkAja diharap dapat menguatkan akselerasi inklusi keuangan dan mempercepat terbentuknya cashless society yang diusung pemerintah dalam Gerakan Nasional Nontunai (GNNT). Semoga infomasi tentang fakta dari perubahan nama T-Cash menjadi LinkAja bisa bermanfaat. Have a nice day!

Tinggalkan Balasan