Pro dan Kontra Menuju ke Masyarakat Tanpa Uang Tunai

Masyarakat tanpa uang tunai mungkin terdengar seperti sesuatu yang berasal dari dunia fiksi namun sebenarnya bisa dijelaskan secara ilmiah. Beberapa dukungan dibelakang peralihan ke dunia bebas uang tunai mulai berdatangan, termasuk dari pemerintah dan perusahaan jasa keuangan besar yang menawarkan transaksi non tunai antar negara.

Manfaat Masyarakat Tanpa Uang Tunai

Setiap kebijakan selalu muncul sudut pandang dari 2 sisi, ada yang pro dan tentu saja ada yang kontra. Ada baiknya kita sajikan dalam ulasan yang lebih detil berikut ini:

  • Lebih sedikit kejahatan

Dengan uang tunai, pelaku kriminal mudah untuk mencuri uang, baik jumlahnya besar atau kecil. Juga transaksi ilegal (perdagangan narkoba, misalnya) biasanya dilakukan dengan uang tunai sehingga tidak ada catatan transaksi dan agar penjual dapat yakin akan dibayar.

  • Jejak kertas mudah terhapus, jajak digital mudah dilacak

Kejahatan keuangan juga turun dengan adanya transaksi digital. Lebih sulit untuk menyembunyikan pendapatan dan menghindari pajak ketika ada catatan dari setiap pembayaran yang kamu terima secara digital. Pencucian uang menjadi lebih sulit jika sumber dana selalu terdeteksi dalam secara sistem keuangan.

  • Mudah dalam pengelolaan transaksi

Dibutuhkan uang untuk mencetak uang kertas dan koin. Bisnis perlu menyimpan uang, mendapatkan lebih banyak ketika mereka kehabisan dan menyetor uang tunai ketika mereka memiliki terlalu banyak uang ditangan. Memindahkan uang dan melindungi sejumlah besar secara tunai bisa menjadi sesuatu yang meyulitkan mulai dari masa lalu hingga kini.

  • Mudah dalam melakukan pembayaran internasional

Ketika mengunjungi negara asing, Kamu mungkin perlu membeli mata uang lokal. Tetapi pembayaran mudah jika kedua negara dapat menangani transaksi tanpa uang tunai. Alih-alih mencari tahu mata uang lain, perangkat seluler bisa dengan mudah menangani semuanya.

Kelemahan Masyarakat Tanpa Uang Tunai

Bergantung pada sudut pandang, kehilangan uang tunai mungkin sebenarnya bermasalah, tetapi biasanya relatif kecil nominalnya. Hal ini berbeda jauh dengan kehilangan secara digital. Berikut ini beberapa kelemahan aplikasi masyarakat tanpa uang tunai yang perlu diantisipasi kedepannya.

  • Privasi

Pembayaran elektronik berarti lebih sedikit privasi. Kamu mungkin mempercayai provider keuangan yang menangani data dan mungkin tidak menyembunyikan apa pun, tetapi informasi pembayaran kamu bisa muncul dengan cara yang tidak mungkin untuk diprediksi.

  • Peretasan (hacking)

Peretas adalah perampok bank dan perampok dunia elektronik. Dalam masyarakat tanpa uang tunai, konsekuensinya lebih tinggi jika seseorang menguras akun kamu karena tidak paham cara aman bertransaksi elektronik.

  • Masalah teknologi

Gangguan sistem (lemot dsb), jaringan putus, dan kesalahan sistem (error system) bisa saja mengganggu kenyamanan transaksi. Demikian juga, resiko dobel transfer akibat mengulang transaksi yang dianggap tidak masuk padahal ternyata masuk bisa jadi berpengaruh terhadap kepercayaa kamu untuk transaksi online. Dalam kondisi darurat, bahkan sesuatu yang sederhana seperti baterai ponsel mati bisa membuat kamu “tidak punya uang.”

  • Ketidaksetaraan

Orang miskin (pinggiran) dan yang tidak memiliki rekening bank akan sulit dalam masyarakat tanpa uang tunai. Mereka tidak memiliki perangkat mahal untuk melakukan pembayaran, dan mereka yang bertransaksi dalam ekonomi digital seiring waktu akan makin sedikit yang menerima pembayaran tunai. Ini jelas merepotkan nantinya.

  • Pengeluaran berlebihan

Ketika kamu menghabiskan uang tunai, kamu merasakan “rasa sayang” dari setiap rupiah yang kamu belanjakan. Tetapi dengan pembayaran elektronik, mudah untuk menggesek, mengetuk, atau mengklik tanpa memperhatikan jumlah yang dibelanjakan. Konsumen perlu memperbarui upaya mereka untuk mengelola pengeluaran di era digital seperti ini.

Masyarakat tanpa uang tunai (cashless society) merupakan sebuah keharusan di era teknologi masa kini. Tinggal kita sebagai pelaku transaksi perlu beradaptasi dengan segala kelebihan dan potensi resiko yang nanti bisa saja muncul kedepannya.

Tinggalkan Balasan